Sabtu, 22 Maret 2014

Kalahkan Aku

sebening embun memercikkan sejuk rangkulan
menentramkan getar jiwa juga memenuhi ruang hati
pelita sang fajar menerangi seluk beluk ruang jiwa
laksana bergulirnya ombak, menerpa hatiku

kau menang kali ini !
aku mulai terjatuh dalam rasa sejuk, mulai menikmati pelukan raga
terlebih saat jemarimu mulai merangkak, menyusuri kulit raga ini

kini, dalam kalbu mulai tertanam benih
sesuatu yang menerbangkan anganku ketika dalam lamunan
rengkuhlah aku sekali lagi, hampiri aku lagi
yakinkan aku, kau memang satu harapan nyata untuk simbol ini

beri energi itu, aku akan tangguh menghadapi sebuah tantangan
balut lembut kasih nan indah yang menentramkan sukma kalbu
percayakan aku percayakanmu

suarakan lagi, getir cinta yang merobohkan keraguan
nyanyikan nyanyian asa cita-cinta dalam panggung hatiku

bentuk harmonisasi yang bergema indah, untuk aku, untuk kita


Senin, 17 Februari 2014

Raungan Wanita Besi

terusik sebuah tangisan malam itu
dan aku bergeming, tak beranjak karna terpaku rintihan itu
mengiba, menangis keras, membuka hatiku
kini, aku mulai peduli
aku mulai merasakan kembali cerita lalu yang kini menghampirinya

perasaannya rekah seiring hal itu
mungkin ia dapat bangkit atau tersenyum, ketika bersama cinta kasihnya
tapi hal itu langka ia dapat
bukan terkekang, namun terbatas pada pasal-pasal lama
keras bila dirasakan, tapi ia sudah terbiasa
wanita besi nan kuat, dia meraung kencang malam itu

menangislah sayang, aku disisimu
aku tak akan enggan bila harus menghapus air matamu
teriaklah sayang, bersandarlah di bahuku
aku akan meredam emosimu

lepas penatmu, segala bebanmu
perihmu akan melebur seiring tangisanmu berhenti
lalu tertawalah, sambut bahagiamu saat mentari menjemput fajar, nanti






Rabu, 12 Februari 2014

Tiga Sahabat


              Teramat malang bila seseorang memerankan kehidupannya, terseok-seok selalu hari-harinya karna hanya dapat berpandang sampai hari esok saja. Itu karma yang terjadi dari kilafnya masa lampau. Temaramnya datang seiring senja lenyap, ia lukis dengan warna hitam langit itu. Terlalu terlena dengan tawa kemenangan sesaat, lalu jatuh dalam lubangnya sendiri. Penyair yang malang dengan masalah mulai datang 3 bulan lalu.
           Berbeda bila mendapat peran calon pemegang pentungan ini. Akan merasa hebat untuk saat ini, karna hatinya berbunga ketika mendapat panggilan berbentuk sepucuk kertas dalam bungkusan indah. Benar saja, dia akan segera berangkat menyingkap asanya, mulai menemukan jati diri yang ia cari, mulai menemukan pesan manis dari semilir angin, atau peluh yang terjatuh semasa ia berproses.
           Lain halnya dengan sang pendiri istana ini, dia risau mencari kertas hasil pencapaian yang tak kunjung ia dapat. Mungkin dahulu dia juga terlena seperti penyair itu. Masa fajarnya terlalu sering berhura dengan nikmatnya surga dunia hingga terlena dengan kewajiban yang harus dia kerjakan. Namun ia sedikit beruntung karna dia mampu memilih jalannya sendiri, tak seperti sang penyair bait yang tertahan karna jalannya ditentukan oleh pembesarnya.
           Pertemuan antar ketiga sosok teman ini menjadi hari yang haru. Di tengah persawahan ditemani semilir angin malam, mereka mulai berbicara, melantunkan apa yang tersimpan dalam lembutnya kalbu mereka. Berbagai kenyataan pahit tercurahkan disini, bahkan tentang persahabatan yang telah 7 tahun terbina ini. Benar saja, mungkin tak lama lagi mereka akan terpisah jauh karna perbedaan cara meraih mimpi mereka. Bukan akhir tapi permulaan dari sesuatu yang sudah dimulai, menemukan jati diri masing-masing dengan alur yang diciptakan sendiri.

Selasa, 04 Februari 2014

Kalbu Kosong

menyapa keheningan angan, menyuarakan teriakan dalam heningnya jiwa
mungkin cinta akan datang nanti, mungkin kasih akan menghampiri
itu jika ia tak terlambat

menyapu kegalauan, keinginan untuk mendekap menjadi kerinduan utama
berpadu dengan makna kosong yang dinanti, dan berharap akan terisi
jika ia bergegas kali ini

dan senja terlanjur tertutup langit hitam, seolah sinar padam
juga harapan dan inginnya tertinggal bersama senja itu
siapa yang salah? tetntu bukan cinta
memang waktu tak tepat datang, panah cinta yang salah sasaran

hanya memeluk erat bayang semu, memandangnya pergi, lalu usai
seolah tercabik bahkan terpukul jatuh menyisakan luka

kalbu itu batal terisi, kembali kosong, hampa dan sunyi mencekam
bahkan setelah dalam penantian, ia kembali menanti sesuatu yang tak pasti kapan datangnya
harinya penat, tapi ia tak pernah mengiba
mungkin nanti, esok atau lusa, ia akan dapatkan benih yang tumbuh menjadi cinta sejati





Minggu, 12 Januari 2014

Download Lagu: Ludira Band - Tau Tak Tau (T3)

Single Pertama dari LUDIRA BAND berjudul TAU TAK TAU (T3). Lagu ini diciptakan oleh Daniel Dwi Supriyanto selaku vocalis Ludira Band. Berikut Link download dari lagu Tau Tak Tau:


Klik tulisan download lalu ikuti petunjuk 4shared.com untuk mendownload lagu tersebut. Terima Kasih :) 

Download Album: BuncAzca - Bisik Kalbu

Album kedua dari Andika BuncAzca (Andika Dwi Yulianto). Album ini di rilis Januari 2014, menghadirkan 11 Track Lagu. Berikut daftar lagu dan link download album "Bisik Kalbu"


  1. Bunga Kenangan (Cover Inori Band)
    DOWNLOAD
  2. Dear Amelia (Cover Inori Band)
    DOWNLOAD
  3. Berikan Cintamu (Cover Inori Band)
    DOWNLOAD
  4. Apa Salah Dan Dosaku
    DOWNLOAD
  5. Tak Perlu Sempurna
    DOWNLOAD
  6. Cinta Tak Berpihak Padaku
    DOWNLOAD
  7. Masihkah Mungkin
    DOWNLOAD
  8. Tiga Sahabat
    DOWNLOAD
  9. Tak Ingin Melihatmu
    DOWNLOAD
  10. Keutuhan Cinta (Cover Ludira Band)
    DOWNLOAD
  11. Sound Dissapointed (Instrumental)
    DOWNLOAD

Kamis, 02 Januari 2014

Download Album: BuncAzca - Sebuah Kisah Yang Indah

Album pertama Andika BuncAzca yang menjadi awal dari perjalanan solo karirnya. Album yang mulai di share Desember 2013 ini menghadirkan 11 track di album pertama dengan genre Pop, Jazz & Akustik. Berikut daftar lagu yang ada di album "Sebuah Kisah Yang Indah"

  1. Y.O.A
    DOWNLOAD
  2. Benih Cinta
    DOWNLOAD
  3. Harapanku
    DOWNLOAD
  4. Sebuah Penantian (Cover Inori Band)
    DOWNLOAD
  5. Potret Silam (Instrument)
    DOWNLOAD
  6. In The Mid of Air  (Instrument)
    DOWNLOAD
  7. Bertemu Untuk Melupakan (Cipt. Pramila Wigati)
    DOWNLOAD
  8. Berjuanglah Kawan
    DOWNLOAD
  9. Tau Tak Tau (Cover Ludira Band)
    DOWNLOAD
  10. Kenangan Terindah
    DOWNLOAD
  11. Tentang Mimpi Yang Padam
    DOWNLOAD
Terima kasih telah mengunjungi blog ini :)